REINKARNASI (KELAHIRAN KEMBALI) DALAM AJARAN AL-QURAN

REINKARNASI (KELAHIRAN KEMBALI) DALAM

AJARAN AL-QURAN

 

 

Oleh:

Mohan.m.s

Di Shanti Griya Ganeshya Pooja,

Cisarua 2004 s/d 2006

 

Di bawah ini saya kutip beberapa ayat dari Al-Quran-Al-Karim, yang juga menyiratkan dan juga menyuratkan bahwasanya Allah senantiasa “mendaur ulang kematian dan kehidupan, satu dari yang lainnya”. Ali ‘Imran, Juz III – Surah 3, ayat 27 mengatakan :

27.  “Kau masukkan malam ke dalam siang,

Dan Kau masukkan siang ke dalam malam

Kau keluarkan yang hidup dari yang mati,

Dan kau keluarkan yang mati dari yang hidup.

Kau beri rezeki kepada siapapun yang

Kau berkenan tanpa perhitungan”.

 

Perhatikan dan pelajarilah juga, Yunus, Juz XI – Surah 10, ayat 31 :

31.“Tanyakanlah, “Siapakah yang memberimu rezeki

dari langit dan bumi?

Ataukah siapakah yang menguasai

pendengaran dan penglihatan ?

Siapakah yang mengeluarkan

yang hidup dari yang mati

Dan yang mengeluarkan yang mati dari yang hidup?

Dan siapakah yang mengatur segala urusan?

Mereka akan menjawab “ALLAH”

Katakanlah, “Karena itu

Tiadakah kamu bertaqwa kepada(Nya)?”

Al-Quran-Al-Karim sebenarnya sarat dengan petunjuk-petunjuk akan kehidupan kembali, dan sebagian dari firman-firman Allah ini kami tambahkan di bawah ini untuk membuktikan kepada kaum Hindu bahwasanya Ajaran Islam itu intisari dan hakikatnya tidak jauh dari ajaran Dharma itu sendiri, khususnya yang berhubungan dengan reinkarnasi dan hukum karma :………… AL_ISRA, Juz XV – Surah 17, ayat 49 – 51, mengatakan :

 

49.    “Mereka bertanya, “Bila kami telah kembali menjadi tulang dan debu,

Apakah kami akan dibangkitkan (kembali sebagai ciptaan yang baru)?”

50.    Jawablah, “Jadilah kamu batu atau besi”

51.    “Atau sesuatu ciptaan (lain)

yang besar sekali dalam bayanganmu”

Lalu merekapun akan bertanya,

Siapakah yang mengembalikan kami?

jawablah, “Ia Yang menciptakan dirimu pertama kali!”.

Dan mereka bertanya, Bilakah itu?

Jawablah, “Boleh jadi segera!”

 

Keterangan : Dalam ajaran Dharma disebut para jiwa hanya diciptakan satu kali pada masa penciptaan jagat semesta ini, selanjutnya para jiwa ini di daur ulang sesuai dengan karma phala mereka masing-masing, dan bisa lahir kembali sebagai batu-batuan, hewan, tanaman, manusia dst. Al-Quran juga menegaskan di THA-HA, Juz XVI – Surah 20, ayat 55 :

 

55.    “Dari tanah Kami ciptakan kamu,

Kepadanya Kami kembalikan kamu,

Dan dari dalamnya Kami keluarkan

Kamu kali yang lain”.

 

Keterangan : Demikian sekelumit penjelasan akan kehidupan dan kematian yang terlaksana berulang-ulang dalam kehidupan semesta dan bumi ini.

Mari kita simak akan hukum karmaphala yang tersirat di seluruh bab-bab di Al-Quran-Al-Karim yang mulia ini. Sebagian hadir seperti di bawah ini : Di AR-RUM, Juz XXI – Surah 30, Ayat 30 :

 

30.    “Maka hadapkanlah wajahmu dengan

mantap kepada agama

Menurut fitrat Allah yang telah

menciptakan fitrat itu pada manusia

Tiada dapat diobah (hukum-hukum) ciptaan Allah.

Itulah agama yang benar,

Tapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.”

Di AR-RAHMAN, Juz XXVII – Surah 55, Allah Yang Maha Penyayang bersabda :

 

60.    “Apakah ada balasan kebaikan selain kebaikan ?”

 

Keterangan : Seperti juga ajaran hukum karma di dalam ajaran Hindu, maka hal-hal yang baik dapat saja digandakan oleh-Nya bagi mereka-meraka yang berbuat baik, seperti yang hadir di AL-HADID, Juz XXVII–Surah 57, ayat 10–11 :

 

10.    “…………………………………….

……………………………………(sebagian ayat paling bawah saja yang kami kutip demi efisiensi)

Tapi Allah telah janjikan pahala

Yang paling baik kepada masing-masingnya

Dan Allah tahu benar apa yang kamu lakukan.”

 

11.    “Siapakah ia yang hendak meminjami

Allah pinjaman yang baik ?

(Allah) akan mengembalikannya

berlipat ganda

Dan baginya pahala berkelimpahan.”

 

Keterangan : Karena seluruh ciptaan datang dari-Nya semata, maka sebenarnya Allah tidak akan berkurang atau bertambah kalau dipinjami atau tidak, namun manusia yang kurang-pengetahuannya dianjurkan oleh-Nya untuk berbuat baik (istilahnya dipinjami atau menabung) agar mendapatkan pahala yang baik juga.

 

Secara simbolis Allah bersabda seterusnya di AL-MURSALAT, Juz XXIX – Surah 77, ayat 40 sd 47.

 

40. “Celakalah hari itu orang-orang yang

mendustakan (Kebenaran)

 

41. Sungguh orang-orang yang takwah,

mereka di bawah naungan,

Di tengah pancaran mata air.

 

42. Dan buah-buahan apa saja yang

mereka inginkan.

 

43. Makanlah dan minumlah sepuas hatimu

sebagai balasan atas amalmu

 

44. Sungguh, demikianlah balasan kami

kepada orang yang berbuat baik.

 

45. Celakalah (pada) hari itu orang-orang yang

mendustakan (Kebenaran).

 

 

46. Makanlah dan bersenang-senanglah

buat waktu yang singkat.

Sungguh, kaum orang yang durjana !

 

47. Celakalah (pada) hari itu orang-orang yang

mendustakan (Kebenaran).”

 

Keterangan : Hadirnya Ruh (atau Roh) yang disebut sebagai Atman juga hadir di Al-Quran. Apakah Ruh ini benar-benar Atman, kita semua harus belajar untuk menafsirkannya melalui nurani kita sendiri. Perhatikan ayat-ayat fantastis di bawah ini : Maryam, Juz XVI,- Surah 19, ayat 16-17. (menakjubkan)

 

16. “Dan ceritakanlah tentang Maryam (ibunda Yesus)

dalam Kitab (Al-Quran)

Ketika ia menyingkir

dari keluarganya

ke suatu tempat di Timur.”

17.  Dipasangnya tirai

(untuk melindungi dirinya)

dari mereka

Lalu kami utus kepadanya

Roh kami (Jibril) yang menjelma

Di depannya sebagai manusia

sempurna.

 

Selanjutnya Al-Quran mengatakan, Jibril memberikan seorang putra yang suci kepada Maryam, dan Maryampun mengandung dan menyingkir ke tempat yang lebih jauh di bawah bimbingan-Nya. Kisah ini mengingatkan kita akan kelahiran Karna dari telinga Dewi Kunti yang masih perawan, hasil hubungannya dengan Surya yang terang-benderang. Selanjutnya mengenai Roh ini, Allah bersabda di AT-TAHRIM, Juz XXVIII Surat 66, ayat 12 seperti berikut ini :

 

66. “(Demikian pula) Maryam, puteri

Imran yang menjaga kehormatannya,

Lalu kami titipkan ke dalam rahimnya

Roh kami,

Dan dia membenarkan kalimat-kalimat

Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya

Dan dia tergolong orang yang taat.”

 

Keterangan : Apakah yang disebut sukma, mungkinkah sukma itu juga Atman, mari kita pelajari bersama-sama ASY-SYAINS, Juz XXX – Surah 91, ayat 7 sd 10 di bawah ini :

 

7.    “Demi Sukma dan penyempurnaannya

8.    (Allah) mengilhami (sukma)

Kejahatan dan kebaikan

9.    Sungguh, bahagialah

Siapapun yang menyucikannya.

10. Dan rugilah

Siapa yang mencemarkannya.”

 

Keterangan : Ternyata Ruh Allah hadir juga di dalam Hajar Aswad, yaitu sebuah batu mulia di area dekat Kabah, yang amat disakralkan oleh kaum muslimin sedunia, karena dipercayai mengandung Ruh Allah. Mereka-mereka yang naik haji dan melaksanakan thawah wajib berusaha dan mencium Hajar Aswad ini. Menurut Prof. Jawad Amuli di “Hikmah & Makna Haji”, halaman 39 : maka “Hajar Aswad adalah tangan kanan Allah !”. Secara simbolis zat Allah yang bersifat non-fisik, yang juga tidak terlihat, namun bersifat metafisik murni, dan hakikat keberadaan yang hadir di batu suci ini. Hajar Aswad adalah sarana yang menghubungkan manusia yang naik haji dengan Allah. Seandainya batu ini tidak memiliki keutamaan yaitu rahasia dan Ruh, maka ia tidak dapat dianggap sakral.” Jadi penghormatan atau sembahyang ke batu, hadir juga di agama Islam, tetapi terbatas di area Mekah saja, dan tidak di luar itu. Juga batu-batu kerikil dipergunakan untuk melempar jumroh karena adanya makna-makna khusus dibalik ritual-ritual itu. Rahasia Allah juga hadir di dalam bangunan Kabah dan Maqam Nabi Ibrahim. Prof. Jawad Amuli menambahkan di halaman 122 :

 

“(Kita tahu), Mekah adalah tanah gersang, tiada pepohonan di dalamnya. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka…..(Ibrahim : 37).

Ya, manusia jadi cenderung kepada Kabah dan berziarah ke Baitullah. Semua ini merupakan bagian dari tanda-tanda Kebesaran Allah

berkomentarlah dengan bijak, segala konsekuensi hukum ditanggung pemilik komentar, jadi berhati-hatilah sebelum berkomentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s